Sepedaan udah jadi kegiatan rutin saya dan si mas. Beberapa waktu lalu, tepatnya saat Piala Eropa lagi heboh-hebohnya, kami sepedaan ke Sungai Unteres Remstal. Sepedaan 20 km || Makan Malam di Pinggir Sungai Unteres Remstal. Bertahun-tahun tinggal di Stuttgart, kami...

Musim dingin udah lewat sih, tapi sampe hari ini matahari belum benar-benar eksis di Jerman. Tahun ini suhu benar-benar ekstrim, dingin, angin kencang dan hujan es walau sudah di penghujung musim semi. Mau throwback soal badai salju di tempat tinggal...

Lanjutan cerita sebelumnya, hiking musim dingin. Setelah puas jalan-jalan di bukit perkebunan anggur, kami melanjutkan perjalanan lagi. Seperti yang sudah saya ceritakan di artikel sebelumnya, untuk sampai ke perkebunan anggur kami harus mendaki bukit curam. Pastinya setelah selesai pun kami...

Lanjutan cerita kemarin nih. Udah lumayan keluar keringet karena naik bukit, akhirnya saya dan Riska istirahat untuk makan es nasi goreng di Taj Mahalnya Jerman. Iya, di depan Grabkapelle alias Taj Mahalnya Jerman yang udah beberapa kali saya kunjungi juga....

Alhamdulillah tahun ini salju turun lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Awal tahun 2020 lalu salju sama sekali nggak turun di Kota Stuttgart. Kami cuma kebagian dinginnya aja. Memang Stuttgart itu dataran rendah. Tapi kata tetangga saya yang udah puluhan tahun...

Di Jerman masih lockdown sampe Februari mendatang. Toko-toko semuanya wajib tutup kecuali yang menjual keperluan primer masyarakat Jerman seperti makanan dan obat-obatan. Restoran masih boleh buka, tapi cuma boleh take away. Udah nggak bisa lagi makan santai di restoran dan...

Scroll Up Scroll Up

Thank you for visiting my blog