Turkish Hunter Is Real

Dulu saya nggak pernah perduli soal orang-orang yang tergila-gila sama bule atau bahasa kerennya bule hunter. Diawal-awal pernikahan pernah baca dan ikut menyimak satu kasus rumahtangga kawin campur yang suaminya direbut bule hunter. Padahal rumahtangganya sebelumnya adem ayem. Waktu pindah ke suatu daerah di Indonesia, mulailah masalah itu muncul karena suaminya tiba-tiba selingkuh dan berubah drastis ke istrinya. Sampe-sampe si istri diusir tanpa membawa apapun. Gila sih ini. Soalnya istrinya bilang perubahan suaminya itu aneh dan sangat mendadak. Hmmm….bule hunter bener-bener bahaya. Tapi belakangan saya juga menemukan kalau turkish hunter is real.

Ternyata golongan bule hunter ini terbagi-bagi lagi dan salah satunya ya turkish hunter. Jika sebelum-sebelumnya kisah nyata yang saya baca adalah soal bule hunter dengan jenis bule mayoritas caucasian, belakangan saya baru sadar bahwa ada golongan bule hunter dengan spesifikasi bule Turki.

Kenapa harus bule Turki?

Cewek-cewek pemuja keromantisan tingkat akut di Indonesia sana banyak yang mikir bule Turki itu bule yang paling romantis dan dipastikan mereka muslim. Jadi bagi perempuan muslim nggak perlu pusing mikirin perbedaan agama yang seringkali jadi pertentangan dalam keluarga dan seringnya menghambat orangtua untuk memberikan restu. Itu sebabnya ya tercipta spesifikasi turkish hunter ini. Padahal ya nggak juga, bahkan banyak laki-laki Turki yang kaku dan sama sekali nggak romantis. Soal agama juga sama. Banyak yang islam-islaman, bahkan agamanya juga bukan islam.

Setelah saya survey, ternyata lebih banyak youtuber pasangan Indonesia-Turki yang menampilkan keromantisan cenderung berlebihan dan dibuat-dibuat. Sedangkan pasangan Indonesia-Jerman itu nggak banyak yang buat konten romantis-romantisan berlebihan. Yang saya lihat youtuber Indonesia-Jerman lebih banyak menampilkan kisah nyata kehidupan sehari-hari mereka, pekerjaan mereka di Jerman dan perjuangannya bisa sampai Jerman. Entah lah ya klo terskip dan ternyata ada juga pasangan Indonesia-Jerman yang menampilkan konten lebay tidak sesuai fakta. CMIIW.

Ini juga yang jadi faktor semakin menjamurnya turkish hunter. Apalagi cewek-cewek kinyis-kinyis bucin parah. Ngeliat konten mesra-mesraan dengan label halal pasti jiwa-jiwa bucinnya berontak pengen cepet-cepet nikah sama bule Turki juga. Yang jadi masalah itu, nggak semua jalan cerita hidup orang itu sama plek ketiplek. Kasian kan klo ternyata di lauhul mahfuz udah tertulis jodohnya dia itu bukan bule Turki, tapi orang lokal.

Yang penting bule Turki

Pernah nemu orang yang keukeh mau nikah sama bule Turki? Saya bukan pernah lagi, tapi sering. Dulu-dulu saya sulit percaya, tapi ini memang nyata. Klo ditulis disini semua nggak akan cukup. Saya ceritain yang menurut saya unik aja.

Pernah saya di email seorang perempuan yang menjalin hubungan dengan bule Turki dengan status si bule sudah menikah. Saya sarankan untuk memutuskan hubungannya. Bisa bayanginkan kalau kamu ada diposisi istrinya. Gimana sakitnya coba?

Selain itu, perbuatannya juga bisa menciptakan image buruk terhadap wanita Asia.  Karena saya udah ngalamin sendiri. Ada di artikel tentang poligami Turki. Singkatnya, paman suami saya yang sudah beristri Turki direbut pelakor Indonesia. Imbasnya perempuan-perempuan Turki banyak yang menganggap perempuan Indonesia pake dukun untuk menggaet laki-laki Turki.

Dianya tetap nggak mau melepas laki-laki Turki ini dengan alasan dia ikhlas menjadi yang kedua karena dia hanya mencari ridho Allah 🤦‍♀️ Lah situ ikhlas, gimana sama istri sahnya. Belum lagi anak-anaknya.

Ada lagi yang minta cariin jodoh dan sudah berumur. Tapi dia maunya sama bule Turki, nggak mau sama yang lain. Ini kocak sih. Saya udah jelasin klo jodoh itu cuma bisa diupayakan, tapi nggak bisa dipaksakan. Lagipula saya bukan biro jodoh. Nggak banyak kenal laki-laki Turki kecuali teman-teman suami dan saudaranya. Saya diomelin donk 🤣🤣🤣. Katanya dia cuma mau nikah sama bule Turki.

Bukan cuma cerita langsung, banyak tingkah polah turkish hunter ini yang mencemaskan para gelinlar yang udah sah berpredikat istri bule Turki. Biasanya mereka suka nge-add atau follow akun media sosial si bule Turki. Suami saya juga sering di add cewek-cewek Indonesia yang sampe bikin dia kesel. Please lah! Jangan ngerendahin harga diri perempuan Indonesia dengan tingkah-tingkah konyol begitu. Apalagi para turkish hunter ini nggak segan-segan langsung nge-chat. Nggak perduli suami orang, yang penting bule Turki.

Nggak semuanya turkish hunter

Setelah sempat ada yang minta cariin jodoh sama saya, tapi nggak ngotot. Saya kira nggak semuanya bisa dikategorikan turkish hunter. Kenapa? Karena setiap orang punya kriteria untuk mencari pasangan hidupnya dan sah-sah aja klo ada yang memiliki kriteria calon suami bule Turki. Tapi dia juga harus ikhlas dan nggak ngotot klo ternyata jodohnya itu bukan bule Turki.

Bedanya sama si turkish hunter ini adalah ditindakannya. Biasanya turkish hunter itu melakukan tindakan masiv dan agresif. Nggak perduli suami orang, yang penting bule Turki.

Sedangkan klo orang yang mengkriteriakan calon suaminya itu salah satunya bule Turki pasti dia juga punya kriteria-kriteria yang lain. Misalnya yang bagus agamanya, pinter ngaji dan lain-lainnya. Jadi dia juga nggak asal pilih.

Nggak salah juga klo perempuan yang duluan mengungkapkan perasaan ke laki-laki, bahkan melamar laki-laki seperti Sayyidah Khadijah ke rasulullah. Tapi harus bisa juga mengikuti beliau sebagai wanita terhormat dan memiliki harga diri. Jangan jual murah, apalagi sampe diobral.

Buat yang mau nikah sama bule Turki, pelajari dulu bibit, bebet dan bobotnya. Jangan asal comot! Nggak usah maksa klo memang nggak jodoh. Apalagi ngebayangin bakalan jadi princess klo nikah sama bule Turki yang kerjaannya cuma ke salon kecantikan dan jalan-jalan, mau makan ada yang masakin, baju disetrikain, duit segunung nggak perlu kerja keras. Mimpi keles😴! Hidup itu keras say! Mau sukses harus kerja keras, bukan jadi pelakor, bule hunter atau turkish hunter. Stand on your own feet!

0



4 Comments

Salam mba.
Artikel-artikelnya tentang perbedaan kultur sangat menarik. Iya, saya baca fenomena ini, menurut saya ketidakseimbangan informasi sedikit banyak berperan dalam pola pikir para Turkish Hunter. Pernah membuat pendapat tentang itu disini
https://jetaisparisienne.com/sisi-lain-kehidupan-di-luar-negeri-yang-kurang-di-ekspos/
Semoga saja ke depan semakin banyak narasumber yang masih bisa memberikan konten lebih edukatif sehingga tidak memicu pola pikir demikian

Reply

Salam juga mba,
thank you & artikelnya bagus

Reply

Hi Mba Anne. Aku sangat suka isi konten blog Mba Anne. Bener banget Mba. Sangat disayangkan tingkah laku wanita Indonesia. Apalagi gadis yang kinyis-kinyis. Nama gadis Indonesia udah terkenal buruknya disana karena Turkish Hunternya. Rela sampe ngelakuin apa pun. Mungkin karna salah satunya itu juga yah Mba, terlalu sering melihat konten Youtube Indo-Turki yg menampilkan jauh dari dunia nyata. Bak dunia dongeng.
Aku pun pernah jalin hubungan dengan Pria Turki. Dia dengan permainan kata-katanya, dan notabennya mereka lebih mudah untuk mengajak menikah. Ketika aku ajak bicara 10 langkah lebih kedepan apa yang akan dilakukan visi misinya after married, dia hanya bilang yang penting kita bersama bla bla, ga menjawab pasti. Aku yang nanggepin kaya gitu males banget. Wasting time. Mungkin kalo cewe-cewe kinyis-kinyis bucin parah kaya yg Mba Anne bilang, mungkin mereka mauan aja kali yah yg penting menikah dengan Pria Turki, tinggal disana, pamer kehidupan dinegeri orang. Yang sangat disayangkan kalo tidak adanya kesiapan batin mental untuk hidup disana, negara orang. Ga sedikit berakhir perceraian dan mental abuse (lebih parah dari physical abuse). Kasian kan hidup sendiri sebatang kara dinegara orang jauh dari keluarga harus menerima seperti itu karena ambisinya menikah dengan Pria Turki. Mudah-mudahan yang sedang jalin dengan Pria Turki pada baca semua isi konten blog Mba Anne. Biar bisa open mindednya kalo ga semuanya indah.
Nice article, Mba! Jangan bosen-bosen nulis yah Mba 🙂

Reply

Hi,
thank you for the nice comment.

Reply
Schreiben Sie einen Kommentar

Your e-mail will not be published. All required Fields are marked

Scroll Up Scroll Up

Thank you for visiting my blog