Kuymak, Keju Leleh Tepung Jagung Khas Turki

Kuymak, keju leleh tepung jagung khas Turki ini sejatinya berasal dari kawasan Laut Hitam. Di kota-kota asalnya seperti Samsun dan Trabzon, salah satu menu sarapan Turki ini dinamai Kuymak. Sedangkan di kawasan timur laut Turki seperti kota Erzurum dan Bayburt, panganan ini disebut mıhlama. Di kawasan Rize dan Artvin nama kuymak disebutkan dengan nama muhlama. Yağlaş merupakan nama lain Kuymak di daerah Giresun dan Ordu. Lumayan banyak ya nama si kuymak ini. Tapi tetap yang paling terkenal dan umum digunakan adalah kuymak.

Cara pembuatan kuymak ini bisa dibilang gampang-gampang susah. Bahannya mudah didapat dan cara memasaknya juga terlihat gampang. Tapi harus teliti karena kalau tidak bisa-bisa si kuymak gosong dibawah. Rahasia pembuatan kuymak ada pada jenis kejunya. Sesuai dengan asal daerahnya di kawasan Laut Hitam, biasanya orang Turki menggunakan keju dari daerah tersebut yang bernama kaşar peynir. Tapi kalau nggak punya keju jenis ini juga bisa menggunakan jenis keju lain yang bisa meleleh. Keju putih dan sejenisnya jelas tidak bisa menjadi bahan dasar kuymak.

Bahan-bahan:

  • 50 gram tepung jagung
  • 30 gram keju kaşar  (bisa diganti keju leleh lain)
  • 10 gram keju parmesan (optional)
  • 1-2 sdm butter
  • Secukupnya garam
  • Secukupnya air

Cara membuat:

  • Lelehkan butter diatas api sedang.
  • Setelah butter meleleh, masukkan tepung jagung. Aduk-aduk hingga merata.
  • Tambahkan air secukupnya sampai tepung jagung terendam.
  • Tambahkan garam dan aduk.
  • Masukkan potongan keju kaşar. Biarkan hingga meleleh sambil diaduk-aduk pelan.
  • Setelah keju kaşar meleleh dan tercampur rata, masukkan keju parmesan. Aduk terus agar tidak gosong.
  • Tambahkan air lagi jika adonan dirasa terlalu kering.
  • Kuymak siap dinikmati dengan roti.

Kuymak ini pasangannya memang roti. Biasanya sih roti Turki. Rasanya enak, apalagi klo dimakan selagi hangat. Waktu nyowel kuymaknya pake potongan roti, pasti susah putusnya itu keju yang melted dengan cantik dan sexy. Walaupun saya jarang makan si kuymak ini karena saya nggak makan roti (kan nggak mungkin si kuymak dijadiin temennya nasi 😀 ), tapi saya suka sekali klo bikin kuymak dan ngangkat-ngangkat pake sendok si keju yang meleleh manja lalu turun lagi ke teflon sambil melenggak lenggok kek penari Bali. Silahkan dicoba buat yang penasaran.

Tipps: Jaga keseimbangan api. Jangan terlalu kecil, juga jangan terlalu besar karena bisa gosong.

0



Schreiben Sie einen Kommentar

Your e-mail will not be published. All required Fields are marked

Scroll Up Scroll Up

Thank you for visiting my blog