Napak Tilas Sisa-sisa Perang Dunia II di Kota Tua Romantis Heidelberg

Jerman merupakan salah satu gudangnya peninggalan sisa-sisa Perang Dunia II. Sejarah mencatat negara ini pernah berada dititik terendahnya saat terjadi Perang Dunia II yang meluluhlantakkan sebagian wilayahnya dan menghancurkan peninggalan-peninggalan sejarah yang ada. Namun demikian, Jerman sangat paham bagaimana caranya menghargai sejarah meskipun telah luluh lantak.

Adalah Heidelberg, salah satu kota tua di negara bagian Baden-Württemberg yang menjadi saksi bisu betapa dahsyatnya Perang Dunia II. Meskipun terkena dampak perang, Heidelberg masih bernasib baik. Kota romantis ini tak sehancur kota-kota lainnya di Jerman. Masih banyak bangunan-bangunan bersejarah yang terselamatkan.

Icon paling terkenal dari Heidelberg adalah Kastil Heidelberg, sebuah kastil tua yang dibangun pada abad ke 13 (1398-1410). Kastil yang dibangun pada masa pemerintahan Pangeran Elector Ruprecht III ini berada diatas bukit dipinggiran Sungai Neckar. Pembangunannya tidak selesai di masa pemerintahan Pangeran Elector Ruprecht III dan dilanjutkan oleh pemerintahan berikutnya.

Yang unik dari Kastil Heidelberg adalah sebagian bangunannya yang hancur terkena bom saat Peran Dunia II dan tetap dibiarkan seperti itu sebagai pengingat dahsyatnya perang.

Bagian Kastil Heidelberg yang hancur akibat perang

Keindahan dan kemegahan Kastil Heidelberg terdengar keseluruh penjuru Eropa. Raja Louis XIV dari Perancis merasa cemburu atas ketenaran Kastil Heidelberg yang mampu mengalahkan kastil-kastil zaman renaissans yang ada di negaranya.

Kastil Heidelberg yang terdiri dari beberapa bagian bangunan dengan benteng-benteng pertahanannya diserang oleh Raja Louis XIV pada 6 Maret 1689. Selama empat tahun lamanya Raja Louis XIV menyerang Kastil Heidelberg secara besar-besaran yang mengakibatkan kehancuran hebat pada kastil ini.

Bagian dalam halaman Kastil Heidelberg

Fun fact Kastil Heidelberg salah satunya disini terdapat sebuah tong besar diruang penyimpanan bawah tanah sebagai tempat penyimpanan minuman anggur untuk 1000 orang. Saat itu sedang terjadi wabah di Heidelberg yang menyebabkan air disana tercemar dan warga lebih memilih minum anggur sebagai minuman utama dan sehari-hari daripada meminum air yang terkontaminasi.

Ada dua cara untuk mencapai Kastil Heidelberg, yang pertama naik mobil atau bus sampai keatas bukit dan yang kedua naik kereta kayu dari pusat kota. Mengunjungi Kastil Heidelberg kamu harus menyiapkan stamina yang baik karena ada 300 anak tangga yang harus dinaiki.

Tiket masuknya seharga 5 euro, tapi tidak untuk masuk ke ruangan-ruangan khusus. Kalau mau masuk ke ruangan-ruangan yang lebih spesifik lagi, kamu harus membayar euro lebih.

Tentunya bukan cuma Kastil Heidelberg yang menarik, Kota Tua Heidelberg juga banyak tercatat dalam sejarah eksistensi negeri yang dipimpim oleh Angela Merkel ini. Cukup berjalan kaki selama 15 menit dari Kastil Heidelberg kamu sudah bisa melihat indahnya kota yang dijuluki sebagai salah satu fairy tale town di dunia ini.

Berbeda dengan Kastil Heidelberg yang sempat menjadi sasaran perang, Kota Tua Heidelberg merupakan salah satu dari sedikit kota di Jerman yang selamat dari Perang Dunia II. Kota dengan gaya arsitektur dominan barok ini tak sedikitpun tersentuh bom dan senjata-senjata perang lainnya. Kini pusat kota ini menjadi titik kumpul kegiatan turistik tujuan turis. Banyak bangunan-bangunan penting berdiri disini.

Adalah Universitas Heidelberg yang mengandalkan jurusan kedokteran di Universitasnya yang merupakan universitas tertua di Jerman. Universitas ini didirikan pada abad ke 14 (1386) dan telah banyak melahirkan orang-orang penting peraih penghargaan Nobel.

Icon wisata lainnya yang diincar para turis saat mengunjungi Heidelberg adalah Jembatan Karl Theodore (Jembatan Tua Heidelberg). Jembatan ini hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki. Jadi kamu sangat bisa merasakan atmosfir abad pertengahan saat berjalan-jalan diatas jembatan ini. Bedanya dengan zaman dulu tentunya saat ini banyak orang foto-foto disini 😀

Meskipun hanya sebuah kota kecil, namun Heidelberg merupakan kota yang sangat komplit. Bangunan-bangunan tua khas arsitektur abad pertengahan masih berdiri kokoh yang akan memanjakan matamu si pecinta sejarah. Pendidikan, arsitektur, alam yang indah dan kuliner yang lezat semuanya bisa kamu temukan di Heidelberg.

0



Schreiben Sie einen Kommentar

Your e-mail will not be published. All required Fields are marked

Scroll Up Scroll Up

Thank you for visiting my blog